Artikel
Gotong Royong Bersama Warga Matole Ciptakan Lingkungan Bersih
28 November 2025 15:18:03
Gracela Anggreini Walansa
38 Kali Dibaca
Berita Desa
SIAU TIMUR SELATAN — Suasana pagi di Desa Matole, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, terasa hidup pada Kamis (27/11). Warga setempat berkumpul di halaman Kantor Kampung Matole untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong massal. Kegiatan ini dinilai krusial untuk memupuk kembali semangat kebersamaan dan memastikan lingkungan desa tetap bersih dan sehat menjelang musim hujan.
Kronologi dan Proses Pelaksanaan
Kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif pemerintah desa setempat, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga umum. Fokus utama kegiatan adalah pembersihan lingkungan sekitar fasilitas publik, khususnya area kantor kampung, balai desa, dan saluran drainase utama.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. Gotong royong dimulai tepat pukul 07.30 WITA. Warga dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, masing-masing dengan tugas spesifik seperti menyapu, memangkas rumput liar, membersihkan selokan, dan mengangkut sampah organik ke tempat pembuangan sementara.
Logistik seperti sapu lidi, parang, dan gerobak sampah telah disiapkan oleh panitia. Proses pelaksanaan berlangsung lancar dan kondusif, didorong oleh partisipasi aktif dan kesadaran kolektif warga akan pentingnya lingkungan yang bersih.
Suasana di Lapangan
Area sekitar Kantor Kampung Matole yang sebelumnya terlihat sedikit rimbun oleh rumput liar, berangsur-angsur menjadi rapi dan bersih. Respon peserta sangat positif. Terlihat jelas interaksi sosial yang hangat; canda tawa sering terdengar di sela-sela aktivitas fisik. Peristiwa menarik terjadi ketika salah seorang tokoh adat setempat, Opa Jantje, memimpin yel-yel penyemangat yang membuat suasana semakin meriah dan membangkitkan semangat kerja warga yang lebih muda.
Kutipan Narasumber
Kepala Desa Matole, Bapak Ferdy Ponto, menekankan pentingnya kegiatan semacam ini.
"Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan fisik, tapi membersihkan jiwa sosial kita sebagai masyarakat Matole. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga," ujar Ponto. "Kami berharap kegiatan ini dapat rutin terselenggara, tidak hanya saat ada instruksi, tapi murni dari kesadaran kolektif warga. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama."
Senada dengan itu, salah seorang peserta kegiatan, Ibu Martha Liwe, mengungkapkan rasa senangnya bisa turut berpartisipasi.
"Capek sedikit tidak masalah, yang penting kampung kita bersih. Senang sekali bisa kumpul-kumpul sambil kerja begini. Lingkungan jadi bersih, hati juga ikut senang karena bisa bertemu tetangga," tutur Martha sambil tersenyum.
Dampak Kegiatan dan Harapan
Dampak langsung dari gotong royong ini adalah terciptanya lingkungan kantor kampung yang lebih higienis dan asri, serta lancarnya aliran air di saluran drainase yang krusial untuk mencegah banjir lokal.
Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial di antara warga Desa Matole, mengurangi potensi konflik, dan memupuk rasa kepemilikan terhadap fasilitas publik desa. Secara tidak langsung, lingkungan yang bersih juga berdampak positif pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Aparatur desa berharap agar semangat ini tidak padam setelah kegiatan usai. Rencana tindak lanjut mencakup pembentukan jadwal piket kebersihan lingkungan desa secara berkala, mungkin setiap bulan, yang akan diatur melalui peraturan desa (Perdes) agar pelaksanaannya lebih terstruktur.
Penutup
Kegiatan gotong royong di Desa Matole pada Kamis pagi ini sukses dilaksanakan berkat partisipasi aktif seluruh warga. Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini menegaskan kembali nilai fundamental kebersamaan dan persatuan yang menjadi pilar utama pembangunan desa. Semangat inilah yang akan terus dibawa untuk mewujudkan Matole yang bersih, sehat, dan harmonis di masa mendatang.

